Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PUISI: Angan pada angin


Angan pada angin

Tangkai daun yg melapuk retak dalam kegelisahan 

Tiupan angin yg menyapa mendapat sambutan hampa 
Entah udara kotor yg dibawa atau lebih nyaman akan kehangatan

Tak benci pada angin 

Terisi oleh kehadiran sang tamu yg meninggalkan bekas kenyamanan

Merasa pada yg tak dirasa

Penulis: Abd Rahman